Gonjang – Ganjing Dibalik Pelantikan 162 Pejabat Merangin. Isu Liar Jual Beli Jabatan Berhembus..?

1314
foto terkait hanya ilustrasi/ist

MERANGIN,- Pelantikan 162 Pejabat Merangin yang baru-baru  ini digelar Pemkab Merangin, sepertinya sedikit menyisakan persoalan.

BACA JUGA : Bupati Merangin H Al-Haris Bongkar Kabinetnya Besar-Besaran. Berikut Namanya…!

Kabar berhembus, pihak Badan Kepegawaian & Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Merangin yang dinahkodai Nasution, dituding sangat tidak profesional dalam melaksanakan pelantikan yang berlangsung hampir tengah malam tersebut.

Hal tersebut bisa dilihat dari adanya sejumlah pejabat Merangin yang dihubungi pihak BKPSDM Merangin untuk hadir saat pelantikan, namun anehnya saat pelantikan terjadi tak sedikit pejabat yang hadir justru sama sekali tidak dilantik.

Tak hanya kabar tersebut, kabar lainnya yang juga cukup santer terdengar dan menjadi isu liar dibalik pelantikan 162 pejabat Merangin tersebut tak lain, terkait indikasi adanya perputaran uang negatif atau indikasi jual beli jabatan diruang kantor BKPSDM, sebelum pelantikan berlangsung.

” Saya sudah dihubungi pihak BKPSDM Merangin beberapa jam sebelum pelantikan. Namun anehnya nama saya tidak dipanggil saat pelantikan berlangsung. Kan jadi enggak enak kita hadir disana,” Ungkap salah seoarang pejabat Merangin inisial MA, yang saat ini justru nonjob, saat dibincangi jejakjambi.com.

Tak hanya inisial MA, juga pejabat Merangin lainnya inisial US mengaku sudah menggunakan baju lengkap bak seoarang Camat. Namun sayang seribu sayang, meski sudah hadir diruang aula tersebut, Ia justru mengaku sama sekali tidak dipanggil untuk dilantik.

“ Ini maksudnya apa, kita kan malu kalau begini. Kalau memang kita tidak akan dilantik, kenapa pula pihak BKPSDM menghubungi saya untuk hadir diruang aula tersebut,” Timpal US yang mengklaim pihak BKPSDM sangat tidak profesional dalam melaksanakan pelantikan tersebut.

Tak kalah seru, masih dari salah seoarang pejabat Merangin yang mengaku dihubungi pihak BKPSDM untuk dilantik, namun juga tidak dilantik saat berlangsungnya pelantikan mengaku jika dirinya sama sekali tidak memberikan sejumlah uang saat akan dilantik meski gagal.

” Iya, mungkin karena saya tidak memberikan apa – apa terhadap pihak BKPSDM, jadi nama saya tidak dipanggil saat pelantikan meski saya sempat dihubungi pihak BKPSDM untuk hadir diruang aula malam itu. Ini memang aneh, tapi ya sudahlah,” Ucapnya seakan balik bertanya apa mesti ada dil dil uang untuk dapat dilantik.  

Disisi lain dan semakin menarik untuk ditelaah, Kepala BKPSDM Merangin Nasution saat dikonfirmasi, justru enggan memberikan jawaban pasti terkait dua isu liar dibalik pelantikan 162 pejabat Merangin yang terjadi baru – baru ini.

“ Saya tidak akan memberikan jawaban terkait isu liar yang berhembus tersebut. Untuk lebih jelasnya langsung pertanyakan saja hal tersebut terhadap pihak Baperjakat Merangin. Beliau yang paling pantas menjawab pertanyaan itu semua,” Singkat Nasution dan terkesan buru – buru menutup ponselnya saat dikonfirmasi.

Terpisah, ketua komisi I DPRD Merangin Sukadi saat dibincangi mengaku, sedikit sudah mendengar hadirnya dugaan negatif dibalik pelantikan 162 pejabat Merangin tersebut.

“ Saya sudah dengar itu semua, soal adanya indikasi jual beli jabatan dikantor BKPSDM, hingga tudingan tidak profesionalnya pihak BKPSDM dalam melaksanakan pelantikan tersebut.

“ Dan kabar tersebut tidak lepas dari adanya beberapa laporan secara lisan dari masyarakat yang kami terima,” Urai politisi dari partai Perindo ini bertutur tadi malam.

Maka dari itu lanjut Sukadi, guna memastikan hal itu semua, maka pihaknya akan memanggil pihak BKPSDM Merangin guna melebur berbagai isu negatif tersebut.

“ Iya, rencananya Senin, (14/1), kita akan melayangkan surat resmi ke kantor BKPSDM Merangin guna memanggil pejabat BKPSDM Merangin. Dan pemanggilan yang kita lakukan tidak terlepas dari berbagai isu negatif dibalik pelantikan 162 Pejabat Merangin,” Tandasnya.(*)

REPORTER : Chatur

 
















LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here