Gesekan Demi Gesekan Warnai Aktivitas Dua Lokasi Bazar di Merangin..! What is Wrong..?

643
Petugas Satpol PP Merangin, nampak berjaga jaga, agar tidak terjadi kisruh di salah satu kawasan bazar Merangin/Ist

MERANGIN,- Gesekan demi gesekan terus saja terjadi, imbas hadirnya dua aktivitas Bazar di Merangin jelang Idul Fitri 1440 H.

Korbanya, tentu para pedagang yang dibuat ‘linglung’ kemana mereka mesti istiqomah menjajakan barang dagangan-nya demi meraup keutungan lebih demi menafkai anak dan istrinya.

Di kawasan Sungai Misang kah? Atau di kawasan pasar rakyat yang juga disulap jadi bazar, imbas Pemkab Merangin memberikan izin atas aktivitas bazar di lokasi setempat.

Sementara itu informasi yang berhasil dihimpun jejakjambi.com Pemkab Merangin, memang sudah memberikan dua izin terkait aktivitas bazar, satu lokasi kawasan Sungai Misang, dan satu lokasi sebelumnya terencana kawasan KONI.

Itu lantaran Pemkab Merangin sebelumnya terintip, sempat “bersih kukuh”, jika pasar rakyat tidak bisa dijadikan lokasi bazar, apapun itu alasannya. Namun, ending-nya kawasan pasar rakyat pun disulap jadi bazar.

“ Jika saja Pemkab Merangin tegas, dan menjadikan izin lokasi bazar dikawasan KONI seperti yang ditegaskan Pemkab Merangin (bukan kawasan pasar rakyat,red), mungkin gesekan demi gesekan ini tidak terjadi,” Ungkap Darus Tamin atau akrab dengan panggilan Mamak Panglimo Kawo, saat dibincangi media ini, beberapa waktu lalu.

Masih dikatakan Mamak Panglimo Kawo, jika saja Pemkab Merangin bisa tegas dan tidak memberikan izin lokasi bazar di kawasan pasar rakyat, mungkin gesekan demi gesekan yang terjadi secara spontan para Front Dusun Bangko FDB, tidak akan terjadi.

“ Ya, saya tahu dan sadar ada beberapa pedagang yang malam ini, memberikan laporan atas ketidaknyamanan para pedagang yang berjualan di pasar rakyat.

“ Dan itu semua terjadi, lantaran para pedagang meminta perlindungan atas beberapa insiden kecil yang terjadi secara spotan yang ditenggarai para anggota FDB,” Jelasnya.

Sementara Golkar yang disinyalir sebagai peng-akomodir bazar di pasar rakyat, hingga berita ini dirilis masih belum berhasil dikonfirmasi.

Sementara itu, salah seoarang pedagang berharap agar kisruh ini segera berakhir.

” Kami ingin memberikan nafkah terhadap anak istri kami atas aktivitas pasar ini, tolong bantu kami jangan ribut ribut lagi, kami ingin tenang berdagang,” Ungkap salah seoarang pedagang bazar berinisial ZA, sesaat dibincangi. (*)

REPORTER : Edo Guntara
EDITOR : Chatur 























LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here