GAWAT..! Pasien Rawat Inap Puskesmas Rantau Panjang Terlantar Semalaman..?

1497
Potret secarik kertas yang ditempel dan di gembok di ruang UGD menuju SAL Perawatan/Ist

MERANGIN,- Entah apa yang terjadi di Puskesmas Rantau Panjang, Merangin ini…? Iya, sejumlah pasien rawat inap di puskesmas setempat dikeluhkan dengan tidak adanya satu pun perawat jaga hingga ‘semalam suntuk’.

Dari informasi yang didapat, tak kurang dari 12 jam pasien rawat inap setempat terlantar tanpa adanya satu pun dokter hingga perawat jaga.

BACA JUGA : “Krikil kecil, Hingga Krikil Tajam” Hantam Kepemimpinan Kapus Rantau Panjang? ” Hak Honor Kami di Potong”

Bahkan ruang untuk keluar dari SAL perawatan atau tepatnya ruang UGD pun digembok petugas, dan tertempel secarik kertas, dengan “tulisan mohon maaf kami yangg dinas sore pulang dulu, dikarenakan jam dinas sudah habis , jika ada keperluan hubungi No Telp 085266467766, 085273722922”.

Peristiwa luar biasa ini, terjadi, Rabu, (03/06/2020), atau sekitar pukul 21.00 WIB hingga Kamis, (04/06/2020) atau pukul 08.00 WIB. Belum diketahui secara pasti, apa penyebab utama tidak adanya petugas jaga medis hingga semalaman itu.

Namun dari informasi yang didapat, tidak adanya petugas jaga medis tersebut dilatar belakangi lamban-nya managemen pihak Puskesmas Rantau Panjang menetapkan jadwal piket pergantian shift petugas medis.

BACA JUGA : Kapus Rantau Panjang Sempat Dimintai Keterangan Aparat? ‘Sinyal’ Dugaan Pemotongan Uang BPJS Bakal Melebar?

” Benar dari semalam atau pukul 21.00 WIB hingga pagi tadi atau sekitar pukul 08.00 WIB, tidak ada satu pun petugas medis yang jaga pasien.

“ Jadi kami pasien disini sangat kebingungan. Dan sepengetahuan saya, selain ada suami saya yang dirawat disini, juga terdapat dua pasien lain-nya yang juga dirawat. Kami sangat kecewa atau pelayanan ini,” Timpal Mbak Sri yang mengaku menunggu suaminya dirawat inap di Puskesmas setempat, lantaran mengeluhkan sakit perut.

Lantaran kecewa, akhirnya Mbak Sri memutuskan untuk keluar dari Puskesmas setempat Kamis, (04/06/2020), atau sekitar pukul 08.00 WIB.

“ Baru pagi tadi petugas medis datang atau sekitar pukul 08.00 WIB itu pun musti ditelepon dulu. Saya sangat kecewa, iya karena ini sangat berbahaya pak bagi para pasien.

” Masa tidak ada satu pun petugas medis yang jaga hingga semalaman. Kalau ada apa-apa dengan pasien, lalu siapa yang akan bertanggung jawab. Makanya pagi ini saya putuskan keluar dari Puskesmas dan pindah berobat ke RS Adbunjani Bangko,” Ucap Mbak Sri penuh rasa kecewa saat dibincangi.

Hingga berita ini dirilis, belum ada konfirmasi dari Kepala Puskesmas Rantau Panjang yang tak lain Perdana Setia Handayani atas peristiwa sangat tidak lazim ini. Beberapa kali dihubungi via ponsel, masih belum mendapat respon. (*)

REPORTER : Chatur

























LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here