Gawat..! Dimenu Makan Pasien Menempel Telur Lalat..? Ini Terjadi di RSUD Chatib Quzwain

839
Potret menu makan yang terdapat telur lalat ,menempel/Ist

SAROLANGUN,- Inisial (MK), yang tak lain salah satu keluarga pasien yang dirawat di RSUD Prof DR HMChatib Quzwain Kabupaten Sarolangun, mengaku kecewa berat dengan pelayanan rumah sakit kebanggaan warga Sarolangun tersebut.

Tak hanya kecewa, inisial MK juga sempat melayangkan aksi protes keras terhadap pihak penyedia jasa makan minum rumah sakit setempat saat mengetahui ihwal kejadian tersebut.

Pasalnya, dimenu makan yang disajikan untuk Ibunya saat dirawat di RSUD setempat, tanpa sengaja pihaknya menemukan adanya ‘telur lalat’ yang masih menempel disalah satu menu makanan yang akan disajikan.

“Tentu sangat kecewa. Masak iya, RSUD yang sudah meraih predikat akreditasi bintang empat itu, pelayanannya sembarangan saja. Kita ini berobat mau cari sehat, bukan malah tambah sakit,” keluhnya, kepada awak media, beberapa waktu lalu.

Sedikit diceritakan inisial MK, jika peristiwa tidak meng-enakan tersebut terjadi Kamis (2/1) lalu atau sekitar pukul 17.00. Dimana saat itu, ibunya baru selesai operasi mata.

“ Usai oprerasi mata, saat itu Ibu saya baru mau makan. Dan tiba – tiba saya melihat ada telur lalat yang menempel disalah satu menu makanan.

“ Untung saja kami cukup teliti, sehingga menu makan tersebut belum sempat termakan oleh ibu saya. Coba jika tidak, mungkin sudah termakan dan bisa jadi menambah penyakit baru bagi ibu saya,” ujarnya penuh kekecewaan.

Masih dikatakan inisial MK, meskipun makanan-nya sempat diganti pihak pengantar makanan, akan tetapi tetap saja pihaknya sangat menyayangkan akan kejadian tersebut.

“ Saat itu yang mengantar makan, sudah mengakui kesalahannya dan meminta maaf. Bahkan minta persoalan ini, jangan terlalu dibesarkan,” Tambah inisial MK coba menirukan ungkapan petugas yang mengantar makanan.

Sayang saat dikonfirmasi terhadap dr Bambang Hermanto yang tak lain Direktur utama RSUD Prof DR H M Chatib Quzwain Kabupaten Sarolangun, tidak begitu mau merespon persoalan tersebut secara profesional.

.” Enggak usah ditanggapi keluhan pasien itu. Tidak ada kerjaan apa menanggapi hal tersebut,” singkatnya, dan menutup ponsel. (*)

REPORTER : Maskur
EDITOR : Chatur

























LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here