Dugaan Praktek Pungli Disamsat Merangin Disorot Warga..! Dan Ini Modusnya..!

183
Ilustrasi/Ist

MERANGIN,- Tak bisa dipungkiri, jika praktik Pungutan Liar (Pungli) menjadi momok yang mengesalkan bagi banyak warga. kali ini, giliran kantor Samsat Merangin, yang menjadi buah bibir atas aksi dugaan Pungli tersebut.

Modus yang dimainkan dalam praktek dugaan Pungli Samsat Merangin cukup sederhana, dengan mengambil ‘upeti’ bagi warga yang akan berurusan dengan pihak Samsat Merangin.

Sebut saja Aswad (27) Warga Bangko yang akan membayar pajak kendaraannya di kantor Samsat Merangin baru baru ini. Dimana Aswad justru diminta membayar uang pendaftaran senilai Rp15 ribu.

“Katanya sih uang pendaftaran, ya saya turuti saja. Saya bayar, tetapi tidak ada semacam karcis gitu atau bukti (pembayaran,red),” ungkap Aswad, kepada jejakjambi.com.  

Meski diminta membayar uang pendaftaran Rp 15 ribu, namun Aswad hanya membayar Rp 9 ribu, karena uangnya tidak cukup. Meski membayar tak cukup, namun pihak Samsat sama sekali tidak mempersoalkan-nya .

“Saya hanya bawa uang Rp 250 ribu, tapi diminta membayar Rp 256 ribu, dengan rincian Rp 241 ribu untuk bayar pajak, dan Rp 15 ribu untuk pendaftaran. Saya bilang, uang saya tidak cukup, kata petugasnya tidak apa-apa cuma Rp 9 ribu. Tetapi di kwitansi pembayaran hanya Rp 241 ribu, karena itu memang besaran biaya pajak motor saya,” bebernya.

Hingga berita ini dirilis, Kepala Samsat Merangin Ubaidilah masih belum memberikan tanggapan, terkait dugaan parktek Pungli dikantornya tersebut. Beberapa kali dihubungi via ponsel, yang ada orang nomor satu di kantor Samsat Merangin ini masih belum mau mengangkat ponselnya.(*)

REPORTER : Chatur





LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here