Dishub Akui Masih Banyak Truk Bongkar ‘Muat Liar’..!

56
Bongkar 'muat liar' dikawasan jalan protokol,Bangko,Merangin /jejakjambi.com

MERANGIN,JEJAKJAMBI,- Tak terlalu berlebihan, jika aktivitas bongkar muat barang ‘secara liar’ di Bumi Tali Undang Tambang Teliti Merangin, masih menjadi salah satu persoalan yang tak kunjung mampu dituntaskan Pemkab Merangin.

Padahal beberapa tahun lalu, Merangin sudah membangun fasilitas terminal bongkar muat dikawasan Dusun Mudo, Bangko, namun dengan ‘alibi’ belum adanya fasilitas penunjang diterminal itu, kembali memaksa Merangin tak mampu memanfaatkan terminal bongkar muat tersebut secara ‘permanen’.

Dan lagi – lagi, anggaran APBD Merangin yang tak sedikit dan sudah tersuplai untuk pembangunan terminal bongkar muat itu, tak mampu difungsikan tepat waktu. Dilain pihak, dugaan masih lemahnya kontrol dan pengawasan yang dilakukan petugas Dishub terkait aktivitas bongkar muat, membuat tak sedikit truk melakukan bongkar muat ‘semaune dewe’, alias sembarangan.

Kadishub Merangin Syafraini saat dibincangi jejakjambi, mengakui tak sedikit bongkar muat barang di Merangin masih berlangsung liar. Makanya lanjut  Syafraini atau akrab dipanggil Kanceng, potret salah satu truk yang melakukan bongkar muat dikawasan jalan protokol Merangin beberapa waktu lalu, dan terlanjur viral di salah satu  Media Sosial (Medsos), menjadi pemicu pihaknya untuk bekerja lebih ekstra.

” Memang masih banyak truk yang melakukan bongkar muat liar di Merangin, dan ini menjadi penyemangat bagi kami, untuk bekerja lebih ekstra ke-depan-nya, guna mengantisipasi persoalan,” Tegas Kanceng.

Masih dikatakan Kanceng, jika lokasi bongkar muat yang berada di kawasan Dusun Mudo dan dibangun Pemkab Merangin beberapa tahun lalu, memang masih belum bisa difungsikan lantaran belum adanya fasilitas penunjang.

” Dan tahun ini, akan kita lakukan rehab, mudah – mudahan setelah kita rehab, kawasan bongkar muat Merangin tersebut bisa kita fungsikan secara utuh,” Tukasnya.

Jadi untuk sementara waktu dimana bongkar muat Merangin yang diperbolehkan Pemkab Merangin sebelum kawasan bongkar muat dusun mudo dijadikan sentral bongkar muat Merangin?

Menjawab pertanyaan tersebut Kanceng mengatakan, untuk kawasan yang masih boleh dilakukan bongkar muat, terdapat di dua titik. Selain di eks Terminal Bangko, yang sekarang jadi pasar rakyat, juga dikawasan pasar bawah Bangko, persis di depan BRI Cabang Bangko, meski kawasan pasar bawah ini, terlalu kecil.

” Nah, guna mengantisipasi agar bongkar muat liar ini tidak terus terjadi, Dishub Merangin akan melakukan langkah – langkah jangka pendek. Diantaranya, menerapkan manajemen waktu. Artinya boleh masuk pasar untuk bongkar muat di atas jam 14.00 WIB, agar tidak menganggu kenyaman di pasar atau pada jam padat,” Urainya.

Lankgkah ke-dua, pihaknya akan melakukan patroli rutin terkait aktivitas bongkar ‘muat liar’, dan tidak menutup kemungkin akan melakukan penindakan, jika terjadi bongkar muat liar dan tidak sesuai aturan.

” Dan langkah ke tiga, akan segera memberikan imbauan terhadap para toko, untuk tidak bongkar muat yg telah kita sepakati dan waktu yg telah di tentukan,” Tuntasnya. (*)

REPORTER : Chatur

 

 






















LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here