Dinas PU Sebut Proyek Hall Pemda Selesai..! Warga Tuding Hall Pemda Tak Bisa Digunakan?

18
Potret Hall Pemda Yang Tak Bisa Digunakan, paska direnovasi/jejakjambi.com
Hall Pemda Merangin yang masih belum Bisa Digunakan/jejakjambi.com

MERANGIN,JEJAKJAMBI,- Harapan para atlet badminton, maupun warga Merangin secara umum, untuk dapat cepat berlatih atau hanya sebatas ber-olahraga di Hall Pemda Merangin, yang baru saja direnovasi, sepertinya masih harus ditahan, dan bersabar entah sampai kapan?

Pasalnya, tanpa adanya pergantian karpet di lapangan utama Hall Pemda Merangin yang banyak mendapat protes keras warga lantaran tak layak pakai, Pemkab Merangin melalui Dinas PU Merangin justru mengklaim jika proyek Hall Pemda Merangin, yang dianggarkan lewat suntikan APBD Merangin 2017, senilai Rp 1,1 Miliar sudah rampung dikerjakan.

Fakta sedikit miris ini, dikatakan Kabid Cipta Karya Dinas PU Merangin Muzakir saat dikonfirmasi jejakjambi.com baru – baru ini.“Sudah tidak ada persoalan lagi kok, lewat pekerjaan Hall Pemda Merangin tersebut. Dan Insa-Allah beberapa hari ke depan pekerjaan yang dikerjakan rekanan CV Payo More Rawang, dan konsultan proyek CV Bhakti Paramuda ini  akan diperiksa Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI. Nah, terkait kapan warga akan menggunakan fasilitas ini, silakan saja, bagi warga yang ingin menggunakan, karena memang proyek tersebut sudah selesai dikerjakan,” Tegas Kabid Cipta Karya Muzakir.

Lalu bagaimana dengan karpet yang terpasang di titik utama lapangan Hall Pemda Merangin yang cukup banyak mendapatkan kritisi warga, jika karpet berupa finil yang saat ini digunakan atas anggaran proyek itu, tidak akan bisa digunakan sampai kapan-pun, jika tidak diganti dengan karpet berstandar Nasional?  Menyoroti pertanyaan tersebut Muzakir mengaku, berdasarkan perencanaan dan anggaran yang ada, cuma karpet se-demikian yang bisa diadakan, dan itu sudah tidak bisa dirubah.

” Dan tahun 2018 ini,  sudah kembali kami anggarkan dana untuk perbaikan karpet Hall Pemda Merangin. Namun demikian, kami tetap akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan BPK serta bagian aset Pemkab Merangin. Apakah masih boleh dianggarkan, jika bisa tentu akan kita ganti karpetnya,” Jelasnya.

Sementara itu, kritisi demi kritisi terus mengalir atas hasil akhir proyek Hall Pemda Merangin, yang dianggap warga tidak akan bisa difungsikan usai direnovasi dengan anggaran yang tak sedikit itu. Chandra Jaya yang tak lain salah satu wasit ber-skala nasional dan berdomisili di Merangin menyatakan, sampai kapan pun juga, jika karpet tersebut tidak diganti, maka dirinya memastikan tidak akan ada warga yang akan berlatih di Hall Pemda Merangin tersebut.

” Artinya sudah jelas itu, perencanaan yang tidak matang, membuat proyek hall Pemda Merangin tersebut, terkesan asal jadi. Anggaran dana hall Pemda Merangin itu tidak kecil loh,” Ucap Chandra Jaya mengkritisi.

Tak hanya Chandra Jaya yang mengkritisi keras hasil akhir dari renovasi hall Pemda Merangin tersebut, Havies yang tak lain pecinta olahraga badminton ini juga mengaku sangat kecewa dengan renovasi  Hall Pemda Merangin diklaim pihak PU Merangin sudah selesai dikerjakan.

” Kalau anggaranya kecil, mungkin kita maklum, namun ini kan anggaran cukup besar. Hal yang paling utama dari pada renovasi hall Pemda tersebut, tentu berada dititik utama hall Pemda Merangin, agar Hall tersebut bisa digunakan setelah rampung dikerjakan. Sekarang coba lihat, adakah warga Merangin yang berlatih disana, jawabanya tentu sama sekali tidak ada,” Ucapnya.

Lemahnya perencanaan lanjut Havies, dirasa menjadi pemicu tak mampunya Hall Pemda Merangin difugsikan usai dikerjakan.” Sebagai warga Merangin, kami sangat kecewa, dengan hasil proyek tersebut,” Singkatnya, seraya berharap agar aparat hukum terkait, dapat turut serta melakukan pemantauan, terkait kritisi demi kritisi warga yang terlontar. Apakah mungkin ada indikasi tak beres pada proyek tersebut?  (*)

REPORTER : Chatur













LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here