Dikritisi Keras Tak Mampu Bawa kasus Korupsi Ke Meja Hijau, Begini Tanggapan Kejari Merangin

1069
Potret kantor Kejari Merangin yang terbilang megah/Ist

MERANGIN,- Pergantian tampuk kursi nomor ‘wahid’ kantor Kejaksaan Negeri Merangin, tak kurang dari 7 bulan yang lalu, seakan menjadi angin segar bagi warga Merangin agar penanganan kasus korupsi di Bumi Tali Undang Tambang Teliti bisa berjalan dengan progress positif.

Nama Martha Parulina Berliana SH MH sebagai Kejari Merangin yang baru yang kala itu, dan menggantikan sosok Hariyono seakan menjadi penyemangat baru warga Merangin agar berbagai kasus korupsi di Bumi Merangin bisa ter-angkat kepermukaan, demi memberikan efek jera bagi para pelaku korupsi yang tega menguras uang rakyat.

BACA JUGA : BREAKING NEWS..! Diluar Dugaan, Dr H Al-Haris-Sani Kandidat Pertama Dapatkan Tiket Resmi Menuju Pilgub Jambi

Namun seiring waktu yang berjalan, meski sosok  Martha Parulina Berliana sudah lebih dari 7 bulan menduduki tampuk jabatan sebagai Kejari Merangin, fakta yang tersirat belum satu kasus korupsi pun yang mampu diangkat Kejari Merangin hingga ke meja hijau.

Seperti yang ditudingkan Masroni koordinator Forum Bersama Peduli Merangin (F-BPM). Melalui surat terbuka lewat akun facebook-nya rooney menyampaikan rasa kecewanya terhadap kinerja Kejari Merangin yang ditudingnya tak ubahnya seperti penggantinya.

“ Sudah tujuh bulan menjabat tdk ada kasus korupsi naik ketingkat persidangan, tak ubah spti penggantinya. Kirain ada perubahan di Kejari Merangin rupanya melempam tdk memuaskan! Nga punya target yang penting aman,” Kritisi Masroni dalam status facebooknya tanpa editing, atau sekitar 23 jam yang lalu.

Kritisi tajam yang dilontarkan diakun facebook rooney  dan berselang sekitar 23 jam yang lalu itu, sudah mendapat 58 berbagai komentar netizen, hingga 92 like dan emotion.

BACA JUGA : Kembalikan Formulir PAN, Abdullah Sani Tak Gentar Dengan Sosok Ratu

” Itu lah yang selama ini sebagai masyarakat kadang merenungkan, apakah Kejaksaan Merangin melalui Kasi pidsus tidak bekerja dalam melaksanakan tugasnya apa memang pejabat Merangin ini isinya sudah malaikat semua,” Komentar akun Muhammad Tri Kurniawan, atas status facebook rooney.

Lalu apa tanggapan Kejari Merangin Martha Parulina Berliana terkait kritisi terbuka tersebut? Dikonfirmasi  jejakjambi.com melalui aplikasi WhatsApp Kejari Merangin coba menanggapi kritisi tersebut.

Menurutnya, sejauh ini kejaksaan Merangin tetap bekerja di berbagai bidang sesuai dengan tingkat kewenangan-nya.

“ Kami juga sudah berusaha di bidang penanganan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), dengan tuntutan yang diharapkan bisa memberikan efek jera terhadap pelaku.

“  Dan kami juga sudah transparan dalam melakukan pekerjaan di berbagai bidang penegakan hukum sesuai dengan kewenangan kejaksaan,” Ujar Martha Parulina Berliana.

Demikian juga institusi Kejaksaan Negeri Merangin yang sudah memberlakukan Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

BACA JUGA : Sehari Tiba di Merangin, Kejari Merangin Martha Parulina Berliana SH Cepat Rangkul Insan Pers..!

“ Silakan berkunjung ke kantor kami, dan lihat berbagai hal yang sudah kami lakukan walaupun dari bulan Maret lalu pandemi covid-19 sedikit menjadi penghambat.

” Kami juga berusaha merangkul masyarakat dengan memberikan sosialisasi melalui radio, juga bekerja sama di bidang penegakan hukum lain-nya,” Tambahnya.

Namun jika yang dimaksud harus membawa kasus korupsi ke depan persidangan, tentu prosesnya tidak semudah membalikan telapak tangan.

“ Ada penyelidikan. ada penyidikan.  Dan saat ini kejaksaan lebih mengutamakan keberhasilan tindak pidana korupsi bukan dari beberapa kasus korupsi yg diselesaikan, dan beberapa yang dipenjarakan. Tapi lebih menekankan dari segi berapa keuangan negara yang bisa di selamatkan. Itu sesuai arahan Presiden dan Jaksa Agung RI.

“  Sehingga kami lebih mengedepankan kepada sosialisasi dan pendampingan,” Urainya.

Nah, lanjut Martha jika setelah sosialisasi dan pendampingan tetap melakukan pelanggaran hukum dan menyebabkan kerugian keuangan negara, barulah menuju proses hukum yang berlaku.  

BACA JUGA : 16 Pasien Sembuh, Kasus Covid-19 di Merangin Menunjukan Grafik Positif : Dr H Al-Haris : “Terima Kasih Paramedis”

Jika demikian, sejak 7 bulan menjabat sebagai Kejari Merangin sudah berapa rupiah-kah uang negara terselamatkan dibalik belum adanya kasus korupsi yang naik ke meja hijau..?

Menanggapi pertanyaan tersebut Martha hanya menjawab singkat.” Saat ini kami masih melakukan upaya-upaya tersebut,” Singkatnya. (*)

REPORTER : Chatur  

























LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here