Dihantam Lonsor, Pelajar SDN 231 Muara Siau Terpaksa Numpang Dilokal Sekolah lain..! Ini Terjadi Sejak Dua Tahun Terakhir…

281
Nampak kikisan longsor yang terus merapat ke bibir beton sekolah/Ist

MERANGIN,- Pasca dihantam longsor dua tahun silam, tak kurang dari 54 murid Sekolah Dasar (SD) Negeri (SDN) 213/ VI Muara Siau, terpaksa numpang belajar di dua titik lokasi, Desa setempat.

” Benar, jika ini terjadi sejak dua tahun terakhir, kikisan longsor yang terus mendekat ke bibir bangunan beton sekolah, membuat kita khawatir terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan.

” Makanya, proses belajar mengajar sejak saat itu, kita alihkan ke dua titik lokasi. Lokasi pertama menumpang di lokal Madrasah Dusun Muara Siau, dan satu-nya lagi menumpang di lokal milik Madrasah Dusun Peneru,” Ujar  Suharna  SPd, yang tak lain Kepsek SDN 231 Muara Siau, saat dibincangi jejakjambi.com, beberapa waktu lalu.

Artinya lanjut Suharna, sejak dua tahun lalu keberadaan gedung SDN setempat yang dibangun sekitar tahun 1982 ini, sama sekali tidak bisa difungsikan, meskipun sekitar tahun 2008 pernah direnovasi.

” Sedangkan kantor sekolah sendiri, sejak satu tahun terakhir kita sudah alihkan ke lahan tanah baru milik sekolah yang berada tak jauh dari lokasi gedung sekolah lama, dengan ukuran tak kurang dari 20 x 40 meter. Meski demikian, para murid hingga kini, masih tetap menumpang di dua lokasi  tersebut lantaran dilokasi bangunan kantor baru, belum ada lokal yang sudah dibangun,”  Tambahnya.

Tak heran terkait masih me-numpangnya aktivitas belajar mengajar SDN 231 ini, pihaknya berharap terhadap Pemkab Merangin dapat membantu setidaknya 3 bangunan lokal, dilokasi tanah baru milik sekolah, guna menunjang aktivitas belajar mengajar.

” Iya itu harapan kita, agar proses belajar mengajar bisa berlangsung efektif,” Jelasnya.

Sekedar untuk diketahui, SDN 231 ini, dihuni 54 pelajar, dengan rincian kelas 1 memiliki siswa sebanyak 18 orang, kelas 2 sebanyak 11 orang, kelas 3 sebanyak 9 orang, kelas 5 sebanyak 7 orang, dan kelas 6 terdapat 7 orang, hingga total 54 pelajar.  Sedangkan jumlah guru termasuk kepala sekolah berjumlah 11 orang. (*)

REPORTER : Rabu Iskandar
EDITOR : Chatur






















LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here