Dialog Lepas Dengan Pedagang Pasar Bawah Bangko..! Ini Tanggapan Cabup ‘Bang Ojie’ Soal Keluhan Pedagang?

341
Cabup Bang Ojie saat berdoalog lepas dengan pedagang/Ist

MERANGIN,- Sadar jika pasar tradisional yang ada di berbagai titik wilayah Merangin, merupakan salah satu pusat perputaran ekonomi warga, membuat Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 1, Ahmad fauzi Ansori  – Sujarmin (FaJar), terus melancarkan aksi grilianya di berbagai titik pasar tradisional Merangin.

Tujuanya? Tentu guna terus menampung berbagai aspirasi para pedagang hingga para pembeli sekali-pun. Jika kemarin, terlihat Cawabup Sujarmin sempat mensambangi lokasi Pasar Bawah Bangko guna berdialog maupun menyerap berbagai aspirasi warga.

Kamis, (24/5), sekitar pukul 10.00 WIB, giliran Cabup Bang Ojie yang terlihat menelusuri  kawasan Pasar Baru Bangko, guna kembali menampung aspirasi warga, yang mungkin masih ada yang tertinggal.

Dengan hanya menggunakan kaos motif biru dongker ber-kera, dibalut blue jeans dan sepatu sporty, Bang Ojie terlihat sangat ‘enjoy’ berdialog dan bercengkrama dengan para pedagang setempat.

Tak sedikit dari para pedagang, terlihat menyapa ramah Bang Ojie. Bahkan guyonan ‘segar’ hingga dialog tanpa batas terlontar dari mulut para pedagang yang meng-inginkan kawasan Pasar Baru Bangko ini, menjadi salah satu pusat pasar tradisional yang betul – betul nyaman guna melakukan aktivitas jual beli.

” Sebelum menentukan kebijakan, ada baiknya pemimpin turun langsung ke-lapangan, guna menyerap aspirasi warga. Apa sebenarnya yang menjadi keluhan utama warga, tak terkecuali para pedagang di sini. Dan FaJar hadir di tengah pedagang ini, tentu guna menyerap aspirasi pedagang,” Timpal Bang Ojie disela lawatanya terhadap para pedagang pasar setempat.

Salah satu contoh aspirasi yang sedikit terserap dari hasil dialog terbuka tanpa sekat terhadap para pedagang ini tambah Bang Ojie, tak lain alasan para pedagang enggan berjualan di kawasan pasar tradisional yang baru dibangun pemerintah Kabupaten Merangin dikawasan Eks Terminal Kota Bangko.

” Selain masih terdapat berbagai kekurangan terkait sarana dan prasarana pasar setempat, lapak dagangan di lokasi setempat pun dinilai para pedagang terlalu kecil,”  Timpalnya.

Terkait persoalan tersebut lanjut Cabup Bang Ojie, tentu pemerintah harus bijak dalam mensikapi keluhan pedagang, dengan melengkapi berbagai sarana dan prasarana yang masih belum ada di lokasi pasar.

” Bukan menggusur pedagang yang dilakukan pemerintah, hal yang bijak tentu lebih mencari formulasi yang tepat, agar para pedagang dan pembeli merasa nyaman saat pindah lokasi pasar,” Tutupnya. (*)

REPORTER : Rabu Iskandar
EDITOR : Chatur






















LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here