Diajak COD, Seller Justru Jadi Korban Penipuan…! Begini Trik Yang Dimainkan Pelaku..?

978
Laporan korban dan motor yang dibawah kabur pelaku/Ist

MUARA BUNGO,- Ivan Setiawan Siregar (22) yang tak lain warga Tabir Selatan, Merangin ini, hanya bisa meng-elus dada.

Itu, setelah motor berlogo Kawasaki Nopol BH 3048 PV yang akan dijualnya melalui akses Media Sosial (Medsos), justru dibawah kabur pelaku setelah keduanya berjanji Cash On Delivery (COD).

Peristiwa apes bagi korban ini, terjadi dikawasan depan Masjid  Al-Mubaroq, Muara Bungo, Kabupaten Bungo, atau Kamis, (30/8), atau sekitar pukul 10.45 WIB.

Informasi yang berhasil dihimpun jejakjambi.com, sebelum pelaku berhasil membawa kabur motor milik korban, korban Ivan sempat memposting motor yang akan dijualnya di Medsos facebook.

Pelaku yang melihat postingan korban, coba merespon-nya. Setelah harga disepakati melalui Medsos facebook, pelaku mengajak korban bertemu di Bungo, dengan alasan korban bekerja dikantor Lurah Bungo. COD pun dilakukan tak jauh dari kantor lurah Bungo, yang tak lain lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Korban yang sama sekali, tidak menaru rasa curiga terhadap pelaku, meminta Wanda yang tak lain rekan bisnisnya korban untuk mengantar motor terhadap pelaku, dengan lokasi sesuai kesepakatan sebelum-nya.

BACA JUGA : Pengakuan Ketua BPD Thamrin, Terkait APBDes Muara Langeh..! Faktanya cukup mengejutkan..? Pantau Video Amatirnya..

Setelah keduanya, wanda dan pelaku bertemu dilokasi yang disepakati, pelaku pun ingin melakukan Test Driver terhadap motor yang akan dibayar pelaku tersebut.

Namun apes setelah ditunggu beberapa jam pelaku yang mengaku hanya akan melakukan Test Driver, teryata tak kembali lagi, hingga akhirnya korban Iwan bersama rekan bisnisnya Wanda melaporkan kasus tersebut  ke Polsek Kota Muara Bungo.

” Saat kami tanya dikantor lurah bungo, teryata pihak kantor lurah mengaku tidak mengenal pelaku, makanya usai kejadian kasus ini pun kami laporkan ke Polsek Bungo,” Ungkap Ivan yang ‘diamini’ wanda.

Kapolsek Kota Muara Bungo IPTU Bagus Paria SIK membenarkan adanya laporan dugaan kasus penipuan yang menimpa korban.

” Laporannya sudah kita terima. Mudah mudahan kasus ini, dapat cepat kita bongkar. Dan kepada para pebisnis, yang memanfaatkan Medsos, untuk dapat lebih berhati – hati, agar kejadian serupa tidak kembali terjadi,” Ucapnya. (*)

REPORTER : Rabu Iskandar
EDITOR : Chatur























LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here