Deretan Foto 2 Mantan Finalis Puteri Indonesia yang Dipanggil Polda Jatim Terkait Prostitusi Online

152
Maulia Lestari dan Fatya Ginanjarsar/Ist

JEJAKJAMBI.COM,SURABYA,- Pihak Kepolisian Jawa Timur memberikan keterangan terbaru terkait kasus Prostitusi Online artis.

Dikutip TribunWow.com, Jumat (11/1/2019), Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, membeberkan enam nama artis yang diduga kuat terlibat jaringan prostitusi online.

Jaringan prostitusi ini diduga melibatkan 45 artis dan 100 model cantik di panggung hiburan Tanah Air.

Luki memaparkan pihaknya sudah mengantongi nama-nama sederet artis dari tim digital forensik.

Ada pun enam artis itu merupakan dua artis sinetron televisi swasta yang cukup besar, dua mantan finalis ajang Puteri Indonesia dan artis FTV atau foto model.

“Surat pemanggilan sebagai saksi sudah dilayangkan untuk minggu depan,” ungkapnya saat Doorstop di Ditreskrimsus Podad Jatim, Jumat (11/1/2019).

Seperti yang disampaikan Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, nama artis yang sudah teridentifikasi yaitu inisial AC, TP, BS, ML dan RF, serta tambahan satu artis FG yang diduga kuat terlibat jaringan prostitusi online.

Kapolda Jatim pun membenarkan ada dua finalis Puteri Indonesia yang diduga terlibat kasus prostitusi artis.

“Finalis Puteri Indonesia tahun 2016 dan 2017,” ucap Luki.

Berikut daftar enam artis yang akan dipanggil sebagai saksi terkait dugaan prostitusi artis :

1. Mulya Lestari

2. Baby Shu

3. Fatya Ginanjarsari

4. Riri Febianti

5. Aldiena Cena atau Sundari Indira

6. Tiara Permatasari

Dari enam artis tersebut, dua diantaranya adalah finalis Puteri Indonesia. Pertama bernama Fatya Ginanjarsari yang merupakan Finalis Puteri Indonesia tahun 2017.

Kedua bernama Mulia Lestari atau Maulia Lestari, finalis Puteri Indonesia 2016.

Berikut foto Fatya Ginanjarsari dan Mulia Lestari.

1. Fatya Ginanjarsari

Fatya Ginanjarsari, artis yang dipanggil Polda Jatim terkait prostitusi online. (Instagram @fatya_ginanjarsari)
Fatya Ginanjarsari, artis yang dipanggil Polda Jatim terkait prostitusi online. (Instagram @fatya_ginanjarsari)
Fatya Ginanjarsari, artis yang dipanggil Polda Jatim terkait prostitusi online. (Instagram @fatya_ginanjarsari)

2. Mulia Lestari

Mulia Lestari atau Maulia Lestari, artis yang dipanggil Polda Jatim terkait prostitusi online. (Facebook/ @Maulia Lestari)
Mulia Lestari atau Maulia Lestari, artis yang dipanggil Polda Jatim terkait prostitusi online. (Facebook/ @Maulia Lestari)
Mulia Lestari atau Maulia Lestari, artis yang dipanggil Polda Jatim terkait prostitusi online. (Facebook/ @Maulia Lestari)

Diberitakan lebih lanjut dari Tribunnews.com, Jumat (11/1/2019), Yayasan Puteri Indonesia (YPI) menegaskan pihaknya sudah memecat finalis yang dikatikan dalam prostitusi online.

Finalis atas nama Fatya Ginanjarsari dan Mulia Lestari atau Maulia Lestari sudah dipecat.

Polisi mengungkap enam nama yang terlibat, dua diantaranya adalah mereka.

“Jadi pertama-tama, kita juga terkejut dengan pemberitaan ini terlepas dari itu benar atau tidak,” kata Mega Angkasa, Corporate Communication Yayasan Puteri Indonesia (YPI) saat dihubungi Tribunnews, Jumat (11/1/2019).

Fatya yang merupakan finalis Puteri Indonesia 2017 asal Kalimantan Utara, telah dipecat dua tahun lalu.

Begitu pula dengan Mulia Lestari atau Maulia Lestari finalis Puteri Indonesia 2016.

“Karena melanggar pasal-pasal dan kontrak yang disepakati dengan YPI, dan dipecat sejak dua tahun lalu,” kata Mega.

Dipecatnya kedua finalis pun, sekaligus memutus tanggung jawab YPI terhadap aktivitas dua finalis tersebut.

“Dengan dipecatnya dia otomatis kami tidak bertanggung jawab terhadap tindak tanduknya. Secara otomatis kita tidak bertanggung jawab terhadap perilaku mereka di luar sana,” tegas Mega.

Tak hanya itu, selama menjadi bagian dari Yayasan Puteri Indoensia, para finalis diminta untuk selalu menjadi nama baik.

“Kemudian yang perlu kami sampaikan bahwa seluruh Finalis Puteri Indoensia selalu kita himbau agar menjaga nama baik,” katanya .(*)

SUMBER : TribunWow.com








LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here