Demi Tingkatkan PAD, 2020 Dishub Merangin Siap Respon Program BLU-E..! Kanceng : “Dukungan Pemkab Merangin Sangat Diharapkan”

410
Kadishub Merangin Syafrani/Ist

MERANGIN,- Program Pemerintah pusat lewat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), yang akan mengganti buku uji kendaraan atau biasa di sebut KIR, dengan kartu pintar yang diberi nama BLU-E, cepat disikapi Dinas Perhubungan (Dishub) Merangin.

Kadishub Merangin Syafrani saat dibincangi mengatakan, jika BLU-E itu sendiri, merupakan singkatan dari Bukti Lulus Uji Elektronik.

“ Ya, mudah mudahan program BLU-E ini, sudah bisa dijalankan di Merangin 2020 mendatang. dan selain pihaknya sudah mengikuti berbagai pelatihan dari peluncuran program BLU-E itu sendiri, usulan untuk membeli berbagai perkakas BLU-E hingga server sekalipun, sejauh ini mendapat respon postif Pemkab Merangin maupun para wakil rakyat Merangin,” Ungkap Syafrani ketika dibincangi jejakjambi.com baru – baru ini.

Sedikit dijelaskan Syafrani atau biasa disapa ‘Bang Kanceng’ ini, hadirnya program BLU-E tersebut secara sistematis akan menghapus adanya buku uji yang selama ini berlaku, dan diganti dengan kartu KIR, atau KIR Elektronik.

“ Nantinya, didalam kartu pintar tersebut akan ada chip yang bisa mendeteksi data kendaraan bersangkutan, dan sebagai bukti uji bahwa kendaraan itu telah lolos dengan serangkaian uji.

“ Karena di dalamnya terdapat chip yang bisa mendeteksi agar bisa dilakukan pengecekan secara berkala,” Terang Kanceng.

Lebih lanjut Kanceng menjelaskan, selain kartu uji yang dikenal umum sebagai buku uji akan diganti menjadi kartu pintar mulai 2020, juga tanda uji yang semula ditempel pada badan kendaraan, nantinya di 2020 akan diganti dengan stiker barcode yang di tempel pada kaca depan kendaraan.

“ Melalui dukungan Pemkab Merangin dan para wakil rakyat Merangin, mudah – mudahan 2020 program ini sudah bisa dijalankan di Bumi Merangin, demi meningkatkan pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“ Dan kehadiran program BLU-E ini, juga demi mengantisipasi terjadi pemalsuan buku KIR dari program lama tersebut,” Terangnya.

Lalu bagaimana dengan pengguna dengan masa berlaku KIR-nya belum habis hingga 2020? Mensikapi pertanyaan tersebut Kanceng menjelaskan, pengguna dengan KIR yang belum habis masa berlakunya tetap bisa digunakan.

“ Setelah masa berlaku KIR-nya habis, barulah diganti dengan kartu pintar tersebut,” Tutupnya. (*)

REPORTER : Edo Guntara
EDITOR : Chatur



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here