Datangi Kantor Kejari Merangin, F-MSB Pertanyakan Laporan Dugaan Korupsi Kades Simpang Limbur Helmi Saputra. Mungkinkah Akan Berujung Pada Proses Hukum?

38
POTRET : Beberapa poin potret laporan F-MSB, yang sempat diabadikan jejakjambi.com.

MERANGIN,JEJAKJAMBI,- Laporan dugaan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), yang ditenggarai dilakukan Kades Simpang Limbur, Pamenang Barat, Merangin, mulai dipertanyakan Forum Masyarakat Serumpun Bersatu (F-MSB), dibawah koordinator Ahmad D.

Pasalnya, kendati laporan yang dilayangkan pihak F-MSB terhadap pihak kejari Merangin tersebut sudah dilakukan sejak 2 Oktober lalu, namun hingga kini kasus dengan terlapor kades Simpang Limbur Helmi Saputra tersebut, diduga belum juga dilakukan penyelidikan aparat Adhiyaksa Merangin.

” Hari ini, kami sudah mendatangi kantor Kejari Merangin guna mempertanyakan laporan yang kami layangkan 2 Oktober lalu. Dan sejauh ini, memang belum ada proggres terkait laporan yang kami layangkan,” Tegas Ahmad D Yang tak lain koordinator F-MSB, saat dibincangi jejakjambi.com, Senin, (23/10).

Sedikit diurai Ahmad D, ada beberapa persoalan yang terjadi di Desa tersebut, hingga pihaknya melaporkan indikasi kuat KKN yang terjadi di desa setempat. Antara lain, indikasi penjualan raskin diatas harga Eceran Tertinggi (HET), 2016-2017. Dari harga 1600/KG, pihak Kades menjual dengan harga Rp 2100/KG.

Ada lagi masalah sumber keuangan dari pendapatan asli desa yang diduga terjadi penyimpangan. Tak hanya itu, persoalan lain juga terjadi pada dana ADD 2016-2017, yang juga sarat akan indikasi KKN disana.” Yang pasti kami minta segera pihak Kejari Merangin segera mensikapi laporan kami tersebut,” Tandasnya.

Dilain kesempatan Kades Simpang Limbur Helmi Saputra saat dikonfirmasi justru menyangkal keras berbagai tudingan yang disuarakan F-MSB.” Itu laporan terkesan mengada – ada, dan kami siap mempertanggung jawabkan apa yang dilaporkan F-MSB, termasuk jika harus berhadapan dengan hukum sekalipun,” Ucap Helmi penuh penyangkalan.

Menariknya, Abdullah yang tercatat sebagai ketua BPD Desa setempat justru mendukung laporan yang dilayangkan F-MSB.” Saya pikir kades setempat tak salah jika perlu dilakukan pemeriksaan terkait berbagai persoalan yang ditudingkan F-MSB.” Biar semuanya menjadi jelas,” Singkatnya.

Sementara Itu Kejari Merangin Haryono melalui kasi Pidsus Iwan Roy Charles saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut.” Mudah mudahan dalam waktu dekat laporan F-MSB tersebut akan kita sikapi,” Singkatnya. (*)

REPORTER : Chatur






LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here