Dana Desa Berujung Petaka? Kades Dusun Mudo dan Pelaksana Kegiatan Resmi Ditahan Kejari

3956
Kades Dusun Mudo, Bangko, Syamlawi Saat Akan Ditahan/Ist
Tersangka Yusuf/Ist

MERANGIN – Pengunaan Anggaran Dana Desa (ADD), berujung petaka? Sepertinya kalimat terdepan cukup layak dialamatkan terhadap Kades Dusun Mudo, Bangko, Syamlawi dan Pelaksana Kegiatan Yusuf.

Terbukti, hasil penyelidikan panjang pihak Kejari Merangin dibawah pimpinan Haryono, lebih dari cukup membuat keduanya, baik Syamlawi sebagai Kades maupun Yusuf sebagai pelaksana kegiatan, Selasa  (22/5), atau sekitar pukul 14.00 WIB, terpaksa digelandang pihak Adhiyaksa Merangin menuju hotel prodeo lapas kelas II B Bangko, imbas dari status tersangka yang sudah dilekatkan terhadap keduanya.

” Benar, sekitar pukul 14.00 WIB, kedua tersangka baik itu kades Dusun Mudo Syamlawi, maupun pihak pelaksana kegiatan Yusuf, telah kita eksekusi menuju Lapas Bangko atas status tersangka keduanya,” Jelas Kejari Merangin Haryono, diselah berlangsungnya eksekusi.  

masih dikatakanya, selain eksekusi dilakukan imbas dari penyidikan panjang atas kasus dugaan korupsi dana desa setempat, pihaknya juga sudah menerima hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait penggunaan dana desa tahun 2016, yang menyatakan ada kerugian negara atas pengunaan dana desa setempat senilai Rp 212 Juta lebih.

” Kedua tersangka kita tahan, agar tidak menghilangkan barang buti, sesuai dengan KUHP pasal 2, ” Tegasnya. (*)

REPORTER : Chatur






















LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here