Chandra Jaya, Wasit Badminton Nasional : “Itu Penghinaan Terhadap PBSI, Proyek Lapangan Badminton Hall Pemda Itu Tidak Akan Bisa Digunakan”

36
WASIT : Chandra Jaya, saat tengah menjadi wasit disebuah event Nasional/Ist

MERANGIN,JEJAKJAMBI,- Gelombang protes kembali menggelinding terkait bangunan utama proyek Hall Pemda Merangin, yang dibangun dengan anggaran dana tak kurang dari Rp 1,1 Miliar.

Dikatakan Chanda Jaya yang tak lain wasit badminton ber-skala nasional yang berdomisili di Merangin ini secara tegas mengatakan, jika karpet atau finil yang saat ini tengah dipasang dilapangan utama badminton tersebut, tetap dipertahankan hingga proyek tersebut tuntas dikerjakan, itu artinya sama saja jika proyek yang dibangun lewat anggaran APBD Merangin 2017 tersebut, akan sia – sia belaka, lantaran lapangan badminton tersebut tidak akan bisa difungsikan sama sekali.

” Jangankan dipakai untuk event berskala nasional, untuk latihan saja tidak bisa digunakan itu Hall Pemda. Karena memang lapangan yang sampai saat ini masih dibangun, jauh dari kata standar. Nah, kalau tak bisa digunakan, tentu anggaran yang tersuntik untuk bangunan proyek tersebut akan sangat sia – sia. Dana Rp 1,1 Miliar tersebut tidak sedikit loh ,” Tegas  Chandra Jaya yang mengaku sudah menjadi wasit berskala nasional sejak 2005 silam.

Masih dikatakan Chandra, jauh hari sebelum proyek tersebut bergerak, ada banyak pihak yang sudah mengingatkan agar pihak Dinas Pekerjaan Umum Merangin sebagai leading sektor dalam proyek tersebut, bisa ber-koordinasi dengan pihak – pihak profesional, seperti Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia PBSI.

” Tujuanya, tentu agar  proyek tersebut tidak ‘kacau balau’ seperti yang terjadi saat ini. Selain lapangan utama jauh dari kata standar dan tidak akan bisa difungsikan saat sudah tuntas dikerjakan, hal lain yang nampak jauh dari kata ‘sehat’ terlihat dari cat tembok yang digunakan juga sangat tidak memadai. Kenapa? Cat tembok diseputaran lapangan badminton tersebut semustinya berwarna gelap, bukan warna – warni seperti itu. Itu standar-nya loh. Apa yang sudah dilakukan pihak terkait yang berhubungan langsung dengan pembangunan proyek tersebut, sama saja sudah melakukan penghinaan terhadap PBSI,” Tandas Chandra, nampak kecewa dengan bangunan proyek yang saat ini tengah dikerjakan.

Dilain kesempatan Kadis PU Merangin Arif yang berhasil dihubungi jejakjambi mengatakan, segera akan memanggil para kabid hingga PPTK proyek Hall Pemda tersebut .” Saya janji akan kita panggil kabidnya, dan pihak-pihak terkait proyek, agar persoalan ini bisa segera kita luruskan untuk perbaiki,” Tuntasnya. (*)

REPORTER : Chatur






















LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here