Breaking News!!! Diduga Ganggu Istri Cantik Bintara Polisi, Bupati Merangin Dipolisikan

89
Bupati Merangin Al-haris/foto Ist

MERANGIN, JEJAKJAMBI.COM – Gembar – gembor, kasus dugaan asusila yang sebelumnya sempat dicuatkan Elvina Meriza, lewat akun facebooknya dengan menyatakan pelakunya merupakan seoarang pemimpin, teryata bukan hanya isapan jempol belaka.

Terbukti, Senin, (3/7), atau sekitar pukul 13.00 WIB, Janliardi alias Aan Koto, yang tak lain suami dari korban Elvina Meriza secara resmi melaporkan kasus dugaan tak menyenangkan yang menimpa istrinya (Elvina Meriza,red), dengan dugaan terlapor, tak lain Bupati Merangin Al-haris.

Dalam Laporan Polisi (LP) bernomor LP/B – 171/VII/2017/Res Merangin/SPKT terbongkar, jika peristiwa tidak menyenangkan yang menimpa istrinya tersebut, terjadi sekira Oktober 2013 silam, dan baru dibongkar Elvina Meriza terhadap suaminya sekitar 2015 lalu.

Masih dalam laporan korban yang diterima Kanit SPK Aiptu Sakirman tersebut terkuak, jika sekitar tahun 2015, korban Elvina Meriza yang tak lain istri dari Janliardi alias Aan Koto yang juga anggota Polri, dan bertugas di Mapolres Merangin ini menceritakan, jika Al-haris yang tak lain Bupati Merangin sering mengajak korban Elvina Meriza maaf (berhubungan suami istri,red).

“ Awalnya saya dan istri tidak begitu menghiraukan persoalan tersebut, namun dua tahun terakhir kondisi tersebut cukup membuat hubungan kami sebagai suami istri sedikit terganggu. Kondisi ini pula yang membuat saya dan istri sepakat melaporkan kasus dugaan  tak menyenangkan ini, ke Mapolres Merangin ,” Ungkap Janliardi alias Aan Koto, usai melaporkan kasus dugaan tak menyenangkan, yang menyeret nama baik keluarganya, saat bertutur terhadap jejakjambi.com.

Kendati Bupati Merangin Al-haris yang dituding sebagai pelaku dalam laporan tersebut masih belum berhasil dikonfirmasi dinomor ponselnya 0812-893-20xxx, dan nomor 0812-869-46xxx, namun Kapolres Merangin AKBP Aman Guntoro SIK, melalui Paur Humas Ipda Sitorus membenarkan adanya laporan yang menyeret nama besar Bupati Merangin itu.

” Laporan dugaan kasus tidak menyenangkan dengan terlapor Bupati Merangin Al-haris, benar sudah kita terima. Dan saat ini laporan tersebut, masih dalam tahap penyelidikan panjang ,” Tegas Ipda Sitorus.

Selain menerima laporan tersebut, pihaknya juga mengamankan berbagai Barang Bukti (BB), yang dibawa pelapor saat melaporkan kasus tersebut  ke Mapolres Merangin. “  Iya, satu unit memori micro sd, dan satu unit ponsel nokia tipe E72, sebagai BB sudah kita amankan dari tangan pelapor.  Diduga BB tersebut, sebagai bukti percakapan antara Elvina Meriza sebagai korban dan Bupati Merangin Al-hari sebagai terlapor. Dan dalam kasus ini juga terdapat tiga saksi. Selain Hj Teti, juga tercatat nama Irmanto, dan Nabila Nur Syakila,” Tuntas Ipda Sitorus. (*)

REPORTER : Chatur























LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here