BPK Sebut Kerugian Negara Atas Pengadaan Pajero Sport Sudah Dipulihkan Terdakwa, Sebelum 60 Hari

60
SIDANG : Suasana berlangsungnya sidang/foto Ist

JAMBI,JEJAKJAMBI,- Untuk kesekian kalinya, sidang kasus dugaan korupsi pengadaan mobil mewah Pajero Sport atas terdakwa Darmawan (mantan bendahara Seketariat DPRD Merangin,red), kembali digelar di Pengadilan Negeri (TIPOKOR), Jambi, Senin, (30/10).

Dalam sidang kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU), sengaja mengadirkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK – RI), Perwakilan Jambi, yang diwakili Henry Angga Sulistyo. Tidak butuh waktu lama, usai sidang dibuka secara terbuka oleh ketua majelis hakim Khairulludin, didampingi dua hakim lainnya Erika Sari, dan Edi Istanto, wakil dari BPK pun langsung memberikan keterangan dimuka persidangan.

Dari fakta persidangan, lewat keterangan Henry Angga Sulistyo, terdakwa Darmawan mengakui jika dirinya sempat menggunakan dana UYHD saat melakukan pembayaran mobil pajero sport senilai Rp 522 Juta, namun belum 60 hari dari hasil temuan BPK tersebut, terdakwa Darmawan juga sudah mengembalikan kerugian negara tersebut.

” Saat itu melalui tersurat kelembagaan, terdakwa Darmawan sudah disarankan agar segera mengembalikan kerugian negara tersebut, sebelum 60 hari hasil temuan BPK diterbitkan,” Ungkap Henry saat berlangsungnya Sidang.

Dan benar lanjut Henry, jika kerugian negara atas belanja mobil pajero sport tersebut sudah dikembalikan terdakwa Darmawan sebelum 60 hari, dengan 7 kali angsuran pembayaran.

” Melalui bukti pembayaran yang kami terima (BPK,red), benar jika belum sampai 60 hari keuangan Pemkab Merangin sudah dipulihkan terdakwa, sesuai dengan UU BPK No 15 Tahun 2014, pasal 20 ayat 2, ” Jelasnya.

Saat hakim menyinggung mengenai uang UYHD bisa digunakan atau tidak? Henry menjawab boleh.” Iya, uang kas yang lebih itu boleh dipakai untuk belanja sehari-hari, tetapi tidak boleh belanja modal karena ada postnya masing-masing,” Terang Henry

Seperti dikatakan Henry, jika dirinya terlibat langsung dalam tim audit atas laporan keuangan Pemkab Merangin 2015 silam. Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi dan keterangan ahli akan di lanjutkan pekan depan.” jadi, cukup ya, untuk sidang hari ini, sidang kita lanjutkan pekan depan dengan agenda menghadirkan saksi yang meringankan terdakwa,” Tutup Majels Hakim. (*)

REPORTER : Chatur






LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here