BPD Desa Temalang Minta PMD Pantau Pengadaan Kerbau P2DK

213
foto hanya ilustrasi/Ist

SAROLANGUN,- Program pengadaan kerbau, Desa Temalang, Kecamatan Limun, Sarolangun, dan bersumber dari dana Program Percepatan Pembangunan Desa dan Keluran (P2DK) Tahun 2019, diduga bermasalah.

Warga setempat menuding, pembelian kerbau didesa setempat, masih jauh dari harapan warga.

“ Ada 11 kerbau yang dibeli dari program P2DK tersebut di Desa ini, namun anehnya kerbaunya terlalu kecil dan disinyalir tidak sesuai spesifikasi,” Jelas Henri Suganda yang tak lain anggota BPD Desa Temalang, saat dijumpai jejakjambi.com, baru – baru ini.

Untuk itu lanjut Henri, pihaknya beerharap terhadap pihak Pemkab Sarolangun dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) untuk turun ke Desanya, guna memantau secara langsung kondisi pengadaan kerbau tersebut.

” Iya, kami minta pihak PMD bisa turun ke Desa kami guna mengkruscek secara langsung pengadaan kerbau ini, apakah memang sudah sesuai dengan spesifikasi atau tidak,” Jelasnya.

Terpisah Kadis PMD Mulyadi saat dikonfirmasi berjanji pihaknya akan mengkruscek adanya laporan warga tersebut.

” Nanti akan kita pantau, apakah pengadaan kerbaunya sudah sesuai dengan spesifikasi atau tidak. Jika benar, tidak sesuai dengan spesifikasi tentu kita minta kerbaunya ditukar,” Ucap Mulyadi. (*)

REPORTER : Maskur 
EDITOR : Chatur  

 

 



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here