Begini Kata Ahli Beton, Soal Rembesan Air Yang Menetes Ke Dalam Masjid Agung Baitul Makmur. Solusinya Teryata Cukup Sederhana?

356
Masjid Agung Baitul Makmur/ foto jejakjambi.com

MERANGIN,JEJAKJAMBI,- Pemasangan atap baja diatas bangunan cor berketebalan tak kurang dari 30 Cm, yang dilakukan Pemkab Merangin, guna mengatisipasi kebocoran rembesan air ke dalam Masjid Agung Baitul Makmur, Bangko, Merangin, tak berlebihan jika dikatakan bukan solusi yang tepat.

Pasalnya, kurang lancar-nya aliran air dari atap cor beton tersebut saat hujan datang hingga terjadi pengedapan air, dan berujung rembesan air masuk ke dalam Masjid, diduga kuat menjadi penyebab utama Masjid kebangaan warga Merangin tersebut, terus terjadi kebocoran.

” Kemungkinan hingga saat ini, masih terjadi rembesan air di dalam Masjid Agung Baitul Makmur itu, bisa jadi lantaran tingkat kemiringan atap cor tersebut tidak proporsional. Sehingga aliran air dari atap bangunan tidak lancar mengalir, hingga air mencari celah tersendiri dan masuk ke dalam pori – pori cor beton, hingga terjadilah rembesan air ke dalam Masjid. Dugaannya begitu. Ini baru sebatas dugaan,” Ungkap Sibas salah satu ahli beton yang ada di Merangin, saat dibincangi jejakjambi.com, via baru – baru ini.

Mungkinkah hal ini dampak kwalitas cor beton tersebut bermasalah, sehingga rembesan air sulit dihindari? Menanggapi hal tersebut, Sibas mengaku kemungkinan itu terjadi, sangat kecil.” Kemungkinan itu kecil, karena ketebalan cor beton-nya saja sudah diangka 30 Cm. Ini kemungkinan aliran air yang tidak lancar dari atap cor tersebut, sehingga air mengedap dan secara perlahan masuk dalam semen hingga terjadi rembesan,” Timpalnya.

Solusinya?  Dikatakan Sibas, harus dilakukan pemantauan ke lapangan secara seksama, guna memastikan apakah aliran air sudah betul – betul lancar dari atap cor. Selain itu, juga dipelajari titik – titik lokasi rembesan air.” Persoalan atap bangunan yang saat ini digunakan, belum tentu menjadi solusi tepat jika kucuran air tidak lancar mengalir,” Jelasnya.

Seperti pemberitaan sebelumnya, saat hujan datang mengguyur Kota Bangko dan sekitarnya, maka Masjid kebangaan warga Merangin ini, akan dilanda banjir. Kucuran air tidak hanya datang dari rembesan atap bangunan Masjid, namun juga datang dari atap proyek bangunan yang dipasang hanya berjarak tak kurang dari 40 Cm dari ‘bibir’ cor beton.

Terpisah PPTK Proyek  Zuriah mengaku dalam minggu ini, pihaknya segera meminta kepada rekanan proyek dalam hal ini PT Mustika Ratu, lewat konsultan proyek PT Archipta Consultindo untuk segera melakukan perbaikan proyek atap bangunan yang menelan dana tak kurang dari Rp 750 Juta tersebut.” Mudah mudahan dalam minggu ini, sudah kita lakukan perbaikan,” Singkatnya. (*)

REPORTER : Chatur



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here