Awas, Kepercayaan Masyarakat Bisa Berkurang..! Imbas Kasus Temuan Telur lalat Dimenu Makan Pasein RSUD Chotib Quzwain

714
RSUD Prof DR HM Chatib Quzwain Kabupaten Sarolangun /Ist

SAROLANGUN,- Bukan hal yang tidak mungkin, jika kasus temuan telur lalat di menu makan salah seoarang pasien RSUD Prof DR HM Chatib Quzwain Kabupaten Sarolangun beberapa waktu lalu, cukup memukul dunia kesehatan di Bumi Sepucuk Adat Serumpun Pseko.

BACA JUGA : Gawat..! Dimenu Makan Pasien Menempel Telur Lalat..? Ini Terjadi di RSUD Chatib Quzwain

Banyak diantara warga Sarolangun berharap, agar kasus serupa jangan kembali terjadi terhadap para pasein RSUD kebangaan masyarakat Sarolangun tersebut.

Jika tidak, maka perlahan namun pasti bisa jadi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap RSUD Prof DR HM Chatib Quzwain, akan terus tergerus imbas kejadian berulang.

“Jelas sangat berimbas. Tentu masyarakat akan pikir dua kali untuk berobat di RSUD Sarolangun setelah mendengar kabar tersebut jika persoalan ini tidak disikapi, dan jangan terulang lagi tentunya.

” Dan kasus seperti ini, jangan pernah dianggap remeh pihak managemen RSUD,” ungkap IN (39), salah satu keluarga pasien RSUD Sarolangun saat dibincangi jejakjambi.com baru – baru ini.

Senada, ZK (42) juga salah satu keluarga pasien lain-nya mengaku cukup kecewa terhadap pelayanan pihak RSUD Sarolangun, atas kabar tersebut.

“ Ya, kita harap kejadian serupa jangan kembali terjadi. Jika terus terulang, pasein yang berobat bukannya malah sembuh, namun justru mendapat sakit yang baru,” Timpalnya.

Setali tiga uang, tokoh pemuda kelurahan Dusun Sarolangun Rahmat Hidayat juga menyatakan rasa kecewanya atas pelayanan RSUD tersebut. Menurutnya, kejadian temuan telur lalat tersebut, merupakan kesalahan fatal yang dilakukan petugas pelayanan RSUD Sarolangun.

” Sangat disayangkan jika itu bisa terjadi. Artinya sama-sama teledor, petugas teledor sistem pengawasan rumah sakit juga teledor.

” Dan saya pikir hal yang wajar jika petugas gizi yang saat itu bertugas diberikan sanksi atas kejadian tersebut agar publik tahu jika managemen RSUD turut prihatin atas kelalaian tersebut.

” Sehingga ke- depan hal tersebut tidak kembali terjadi, demi meningkatkan kepercayaan publik atas layanan kesehatan RSUD terhadap pasein,” ujarnya berharap.

Sebelumnya, Wabup Sarolangun Hillalatil Badri sempat angkat bicara terkait temuan telur lalat yang menempel pada menu makanan salah satu pasien RSUD Prof DR HM Chatib Quzwain Kabupaten Sarolangun.

Menurut Hilal, seharusnya bagian gizi RSUD Sarolangun harus lebih teliti sebelum mengantarkan makanan untuk pasien.

“Seharusnya makanan dari ahli gizi sampai ke pasien itu harus makanan yang sehat. Kalau makanan itu tidak sehat, bukan tambah sehat, tambah sakit,” ungkapnya, beberapa waktu lalu. (*)

REPORTER : Maskur
EDITOR : Chatur
















LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here