Aparat “Sikat” 2 Ton Minyak Mentah Diduga Oplosan

207
Barang Bukti (BB) Minyak Oplosan/jejakjambi.com

MERANGIN,- Belum sempat menikmati hasil ‘transaksi haram’ berupa minyak mentah yang diduga oplosan, dua warga asal Musi Rawas, Sumatera Selatan (Sumsel), sudah lebih dulu dicokok aparat Reskrim Polres Merangin, dibawah komando AKBP I Kade Utama Wijaya SIK MH.

Kedua warga Sumsel berinisial J dan JH tersebut, diamankan aparat dengan Barang Bukti (BB) 2 Ton minyak tersebut, terjadi saat keduanya melintas dikawasan Jalan Lintas Sumatera, Bangko, Merangin, tepatnya depan Rumah Makan (RM), Dewi, Minggu (1/4), atau sekitar pukul 16.00 WIB.   

Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya SIK MH melalui Kasat Reskrim Polres AKP Sandi Mutaqqin Pranayudha SIK membenarkan, adanya penangkapan kedua warga Sumsel yang membawa 2 ton minyak yang ‘disinyalir’ kencang minyak oplosan.

Seperti dikatakan AKP Sandi Mutaqqin P, jika tertangkapanya kedua tersangka pembawa minyak mentah oplosan tersebut, tidak lepas dari laporan warga terkait mobil jenis luxio dengan Nopol BE 2645 GH pembawa minyak mentah bermasalah yang akan melintas wilayah Bangko.

Berbekal informasi berharga tersebut, aparat melakukan pengintaian, hingga akhirnya aparat mencurigai mobil yang melintas dengan ciri yang disebutkan warga.

” Laporan warga kita sikapi cepat, hingga akhirnya aparat berhasil mengamankan BB minyak oplosan dan dua pelaku pembawa minyak oplosan tersebut. Dan dari hasil pemeriksaan aparat sementara,  minyak oplosan tersebut akan di suplai diwilayah Bangko, dan Bungo, dalam Povinsi Jambi,” Tegas AKP Sandi saat ditemui diruang kerjanya, Senin (2/4).

Apakah pelaku juga merupakan jaringan sindikat spesialis penjual minyak oplosan? Menanggapi pertanyaan tersebut KP Sandi mengaku, pihaknya belum bisa memastikan ihwal persoalan tersebut, karena sampai saat ini kasus tersebut masih terus didalami aparat.

“Sindikat mungkin belum lah, kita tunggu pemeriksaan lebih lanjut, namun berdasarkan pengakuan sementara kedua pelaku, diketahui mereka(kedua pelaku,red) bergerak sendiri,” Tambahnya.

Atas perbuatan kedua pelaku, lanjut AKP  Sandi Mutaqqin P, mereka terancam kurungan penjara 5 tahun penjara berdasarkan UU Migas pasal 547 junto 53.” Ancaman hukumanya 5 tahun,” Singkatnya. (*)

REPORTER: Rhamadon.C
EDITOR: Chatur













LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here