Anggota DPRD Merangin, Buya Syaparudin : “ Saya tidak Melakukan Itu, Dan Saya Siap Berperkara Dalam Kasus ini”

145
Ilustrasi/foto Ist

MERANGIN,JEJAKJAMBI.COM – “ Saya tidak melakukan perbuatan yang ditudingkan pelapor. Dan saya siap berperkara dalam kasus tersebut,” Begitu penyangkalan yang dikatakan  Buya Syaparudin,  (maaf, yang sebelumnya tertulis nama H Safarudin, red), kepada jejakjambi.com.

Sangkalan keras  dilontarkan Buya Syaparudin yang tak lain pemilik Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam, Pamenang, Merangin ini, tidak terlepas dari  tudingan santriwati-nya berinisial LP, yang beberapa waktu lalu atau Rabu, (12/7), atau sekitar pukul 11.30 WIB, telah melaporkan kasus dugaan asusila yang menimpanya, Senin, (10/7), sekitar pukul 20.00 WIB, dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP), kawasan Ponpes Darussalam, Pamenang, Merangin.

Lebih lanjut Buya Syaparudin mengatakan, karena kasus  yang ditudingkan kepadanya sudah dilaporkan ABG berinisial LP ke Mapolres Merangin, maka sebagai warga negara yang baik, dirinya akan menghormati proses hukum yang sedangberjalan .” Kita ikuti saja proses hukumnya, yang pasti saya sama sekali tidak melakukan hal tersebut, seperti yang ditudingkan LP dan keluarganya itu,” Sangkal Buya Syaparudin lagi.

Sekedar mengingatkan pembaca,  oknum anggota DPRD Merangin yang belakangan bernamam Buya Syaparudin  besutan partai Partai Bulan Bintang (PBB) ini, dilaporkan atas kasus asusila, oleh santriwati-nya sendiri berinisial LP, yang masih duduk kelas 1 Madrasah Aliyah Negeri (MAN), Pondok Pesantren (Ponpes), Darussalam, Pamenang, Merangin.

Dari pengakuan   wanita cantik yang baru akan beranjak dewasa ini, perbuatan tak terpuji  yang dilakukan Buya Syaparudin yang tak lain pemilik Ponpes tersebut terungkap, jika awal mula peristiwa memalukan tersebut terjadi, Senin, (10/7), atau sekitar pukul 20.00 WIB.

Dimana saat itu lanjut  LP, dirinya diajak  untuk melihat kondisi lampu dibagian belakang pondok, yang kebetulan berada tidak jauh dari lokasi asramanya.  Bahkan  saat berada dibagian belakang pondok, sang ustad atau Buya Syaparudin yang juga anggota DPRD Merangin tersebut, sempat mengajak LP ngobrol dengan  perbincangan yang menjurus ke arah yang kurang baik.

” Kamu udah punya pacar belum? Dan pertanyaan dari H Safrudin itu saya jawab  belum punya. Namun anehnya, jawaban saya itu, membuat Buya Syaparudin tidak percaya ,” Ungkap korban saat bertutur kepada jejakjambi.com, usai melaporkan kasusnya ke Mapolres Merangin.

Lantaran kondisi bagian pondok yang sepi, diduga akal bulus Buya Syaparudin bermain. Hal tersebut, bisa  diketahui daru cerita LP selanjutnya yang menyatakan, jika sang ustad panggilan keseharian (Buya Syaparudin, red) sempat memerintahkan korban berbalik membelakanginya.

“  Nah saat saya membelakangi terlapor atau  Buya Syaparudin, disanalah terlapor mengeranyangi tubuh saya dan (maaf, bagian dada saya dirabah dengan cara pelaku memasukan tanganya kedalam baju saya, red),” Timpalnya.

Karena kaget dengan ulah sang  ustad, membuat korban menjerit. Bahkan pelaku yang  khawatir  perstiwa tersebut diketahui santariwan dan santriwati lain,  terapor sempat menarik tangan  korban, dan meminta  untuk tidak kembali ke asrama dan tidur ditempat salah satu keluarganya terlapor ,” Jelas korban. (*)

REPORTER : Jhon Heri
EDITOR      :
Chatur
























LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here