Ada Apa Dengan Nasdem Merangin..? Diantara Rokhidin Atau Edi Suratno, Bakal Pemilik Sah Kursi PAW Fauzi Yusuf ?

316
Edi Suratno kenakan peci hitam, dan Rokhidin/Ist

MERANGIN,- Siapa pemilik kursi Pergantian Antar Waktu (PAW), Fauzi Yusuf yang tak lain wakil ketua DPRD Merangin, yang belakangan loncat partai dari Nasdem ke Demokrat, guna kembali ambil bagian dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2019?

Iya, Pasca surat  DPP Nasdem masuk kantong DPRD Merangin, dan memberikan usulan nama Ir Edi Suratno, bakal menjadi PAW Fauzi Yusuf, secara bersamaan nama Rokhidin juga mencuat, dan mengklaim memiliki suara tertinggi nomor dua dalam Pileg 2014 silam, dibawah perolehan suara Fauzi Yusuf kala itu.

Masih dari hasil klaim Rokhidin, jika saat Pileg 2914 silam, dirinya mendapatkan pundi suara sebanyak 1.277 suara, sedangkan Edi Suratno hanya mengantongi 1.269 suara. terpaut 8 suara.

Loh kok bisa nama Ir Edi Suratno yang diusulkan DPP Nasdem guna menggantikan Fauzi Yusuf?

Dari berbagai informasi yang berhasil dihimpun jejakjambi.com, pasca mencuatnya nama Edi Suratno yang disebut diusulkan DPP Nasdem untuk mengganti kursi legislatif yang ditinggalkan Fauzi Yusuf, membuat Rokhidin melayangkan surat peryataanya ke gedung DPRD Merangin, melalui sekretariat DPRD Merangin.

Dalam surat yang ditandatangani Rokhidin tertanggal 10 Agustus 2018 tersebut, terdapat tiga poin penting, yang disuarakan pria kelahiran 1971 itu.

Diantaranya. Ia (Rokhidin,red) merasa dipaksa menandatangani surat pengunduran diri dari pencalekan Partai Nasdem dapil II Merangin, dan bukan pengunduran diri dari anggota dan pengurus partai Nasdem  Merangin, sebagaimana yang terlampir dalam surat usulan PAW dirinya, yang ditandatangai oleh Ketua dan Sekretariat DPD Nasdem Merangin.

” Dan saat saya menandatangani  surat tersebut, saya dalam keadaan sakit (tangan diinfus dan hidung terpasang selang pernapasan,red),”Ujar Rokhidin dalam surat yang ditandatanginya diatas materai Rp 6 Ribu tersebut.

Masih dalam peryataan suratnya tersebut, atau pada poin 2,  jika surat yang dibuat oleh Edi Suratno yang di tandatangi dirinya tersebut, tertanggal 20 Juli 2018, bukan tertanggal 23 Agustus 2017.

” Semua surat yang yang dibuat Edi Suratno tersebut tidaklah benar dan pemalsuan data,” tambah Rokhidin, dalam poin terakhir suratnya.

Dilain pihak, Edi Suratno saat dihubungi jejakjambi.com, via ponsel guna mengklarifikasi surat peryataan Rokhidin, justru memberikan peryataan terbilang sedikit janggal.

” Tidak usah ditanggapilah surat-nya itu (surat Rokhidin,red),” Tukas Edi Suratno.

Kendati demikian, Edi Suratno mengakui jika perolehan suara dirinya saat Pileg 2014 lalu, benar berada dibawah perolehan suara milik Rokhidin.

” Iya, itu betul tidak salah lagi,” Singkatnya dan kembali memberikan peryataan, jika dirinya No Comment untuk menanggapi surat peryataan Rokhidin yang disampaikan ke gedung DPRD Meragin tersebut.

Bahkan sedikit ditambahnya, jika persoalan tersebut baiknya ditanyakan saja pada ketua DPD Nasdem Merangin Badri Husin. Lalu apa tanggapan ketua DPD Nasdem Merangin Badri Husin terkait persoalan tersebut?

BACA JUGA : Soal Anggota Legislatif Merangin ‘Loncat Partai’, Ketua DPRD Merangin Terima Dua Surat “Sakti”…

Hingga berita ini, dirilis Badri Husin sebagai ketua DPD Nasdem masih belum memberikan tanggapan ihwal dua nama yang mengklaim akan menggantikan Fauzi Yusuf.? ” Nantilah dihubungi lagi, saya lagi diacara keluarga,” Singkat Badri.

Demikian Rokhidin yang melayangkan surat peryataanya ke gedung DPRD Merangin, masih belum berhasil dikonfirmasi terkait suratnya tersebut. Kabar terbaru dari berbagai informasi yang dihimpun, Rhokidin masih dalam keadaan sakit. (*)

REPORTER : Chatur























LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here