Ada Aktor “Hebat” Dibalik Lengsernya Isnedi Dari Ketua Partai Gerindra?

56
HAR Sutan Adil Hendra/Ist

MERANGIN,JEJAKJAMBI,- Memang sudah tak terbantahkan, jika kursi tahta ketua DPC Gerindra Merangin, sudah tak lagi dipimpin Isnedi yang juga wakil ketua DPRD Merangin, sejak beberapa hari yang lalu.

Kursi ketua DPC yang sudah cukup lama ‘digawangi’ Isnedi atau sejak 2010 silam, tanpa sebab yang begitu jelas, digantikan Syafrudin atau akrab dengan panggilan “Bang Chan”  kader Gerindra yang juga anggota DPRD Merangin.

Dari hasil penelusuran jejakjambi,com, pergantian Isnedi dari ketua DPC Gerindra Merangin yang terkesan sangat dadakan tersebut, tentu menimbulkan tanda tanya banyak pihak.

Apalagi lengsernya Isnedi dari kursi ketua Gerindra Merangin tersebut, justru dibalik akan berlangsungnya Pilkada Merangin 2018. Alih – alih, adanya indikasi pencopotan jabatan Isnedi dilatar belakangi pengusungan Gerindra terhadap kandidat Cabup dan Cawabup Fauzi Ansori – Sujarmin (FaJar), menjadi ‘isu liar’ ditengah masyarakat Bumi Tali Undang Tambang Teliti.

Kepada jejakjambi.com saat dibincangi Isnedi mengaku benar – benar tak percaya, jika jabatanya sebagai ketua DPC Gerindra Merangin sudah digantikan.” Tidak ada pemberitahuan sebelumnya, atau tidak ada juga Surat Peringatan (SP), yang dilayangkan kepada saya baik dari DPD maupun dari DPP, sebelum jabatan saya diganti. Jadi saya pikir ini, pasti ada apa – apanya, karna terkesan sangat dadakan,” Ujar Isnedi seakan balik bertanya.

Lalu bagaimana hubungan Anda dengan elit partai Gerindra ditingkat provinsi maupun pusat akhir akhir ini? Ditegaskan Isnedi, jika selama ini sama sekali tidak pernah ada persoalan dengan para elit Gerindra ditingkat provinsi maupun tingkat pusat .

” Hubungan kita cukup baik, bahkan saat kabar saya akan dilengserkan saya sempat meminta kepada HAR Sutan Adil Hendra (SAH) sebagai ketua DPD Gerindra Jambi, agar sebelum saya dicopot jabatan, ada baiknya verfikasi partai Gerindra ini dituntaskan terlebih dahulu, setelah itu saya siap menanggalkan jabatan ini. Ini kan tidak, saya diganti tanpa ada aba – aba sedikitpun. justru yang saya kecewa karena pencopotan jabatan saya ini, terkesan mendadak dan dipaksakan. Ada apa ini sebenarnya,” Kata Isnedi lagi – lagi balik bertanya.

Adakah persoalan pencopotan jabatan ini ada hubunganya dengan pengusungan Gerindra terhadap kandidat FaJar? Diumbar Isnedi dugaan sementara begitu.”  kalau dugaan saya, ada dil – dil yang diminta elit partai gerindra ditingkat DPD terhadap FaJar melalui saya,  yang tidak mampu saya akomodir. Mungkin ini, salah satu penyebab jabatan saya dilengser,” Jelasnya seakan tak percaya.

Apa itu? apa soal mahar Fajar terhadap Gerindra? Nah kalau detailnya tanya saja sama SAH sebagai ketua DPD Gerindra Jambi.” Tanya saja terhadap ketua DPD Gerindra Jambi SAH. Pasalnya  sejauh ini, tidak ada yang tidak saya akomodir dari apa yang diperintah SAH terhadap saya, selain persoalan yang satu itu sebelum jabatan saya habis dilucuti,” Tambahnya.

Atau mungkin ada aktor lain yang ‘bermain’  dan tak menginginkan Anda memegang kursi jabatan ketua Gerindra Merangin .” Itu juga bisa terjadi, siapa aktor tersebut, nanti juga kita tahu sendiri siapa aktor dibalik semua itu, persoalan aktor yang bermain ini juga sedang kita cari tahu. Yang jelas indikasi itu juga ada ,” jelasnya.

Masih ditegaskan Isnedi, usai verfikasi partai ini dirinya tetap akan mendatangi kantor DPP Gerindra guna memberikan keterangan dan klarifikasi terkait persoalan apa yang melatar belakangi jabatannya sebagai ketua Gerindra dicopot secara sepihak.

.” Biar DPP tidak hanya mendengar sepihak, makanya persoalan ini harus saya luruskan ke tingkat pusat. Soal jabatan ketua Gerindra Merangin yang sudah tak saya pegang, sudah tidak saya persoalan lagi. Kehadiran saya nanti di DPP hanya meluruskan persoalan yang menimpa saya, demi nama baik saya sebagai kader yang turut serta membesarkan gerindra ditingkat Kabupaten ,” Tukasnya.

Lalu bagaimana tanggapan HAR Sutan Adil Hendra (SAH) selaku ketua DPD Gerindra jambi terkait pergantian Isnedi yang terkesan sangat dadakan tersebut ? Saat dihubungi jejakjambi.com orang nomor satu di kursi Gerindra Jambi ini mengaku, jika keputusan pergantian Isnedi sebagai ketua Gerindra Merangin, merupakan keputusan Gerindra ditingkat pusat.”  Itu sudah menjadi keputusan partai ditingkat pusat, saya harap Isnedi bisa menerima dengan lapang dada. Dan kita juga tidak bisa berbuat banyak. Apa yang sudah diputuskan DPP, tentu sudah dengan kajian yang matang,” Jelasnya.

Soal dugaan ada isu Mahar yang tak mampu dijembatani Isnedi, atas pengusungan Gerindra terhadap kandidat FaJar? Menanggapi persoalan tersebut, SAH menyangkal keras isu liar tersebut.” Sama sekali itu tidak ada, dan saya tegaskan pergantian kursi ketua DPC Gerindra Merangin, sama sekali tidak ada hubungan-nya dengan Pilkada Merangin 2018. Saya minta ini diluruskan agar tidak menjadi blunder dikemudian hari,” Tukasnya.

lalu bagaiman dengan dugaan adanya pihak ketiga yang menerobos masuk dalam jaringan Gerindra, dan meminta terhadap elit partai Gerindra, agar  jabatan Isnedi sebagai ketua DPC Gerindra Merangin segera dicopot? Lagi – lagi pertanyaan tersebut disangkal keras SAH.” Aduh ini isu dari mana lagi, sama sekali tidak ada itu, keputusan DPP Gerindra mencopot jabatan Isnedi, dilatarbelakangi persoalan internal partai, sama sekali tidak ada pihak ketiga yang coba memperuncing persoalan ini,” Tambahnya.

Sementara itu Syafrudin saat dikonfirmasi mengakui, jika saat ini dirinya sudah memegang Surat Keputusan (SK) jabatan sebagai ketua Gerindra Merangin, sejak beberapa waktu lalu.” Saya hanya diberikan mandat dari DPP Gerindra, untuk memegang amanat sebagai ketua DPC Gerindra Merangin,” Singkatnya. (*)

REPORTER : Chatur






















LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here